Just In Time

Ceritera mengenai PULL Sistem pada TPS history merupakan gambaran dari PILAR PERTAMA DARI 2 PILAR TOYOTA PRODUCTION SYSTEM yaitu ..JUST IN TIME ..secara teori just in time adalah sebuah konsep produksi dimana proses produksi  dilakukan dengan berpatokan pada 3 hal :

1.Berproduksi hanya untuk jenis barang yang di minta .

2.Berproduksi hanya pada waktu di minta dan..

3.Berproduksi hanya sesuai dengan jumlah yang diminta.

Just In Time sendiri hanya bisa berjalan bila memenuhi  syarat dasar di bawah ini :

Syarat just in time

Syarat diatas membutuhkan penjabaran yang detail bagaimana mengaplikasikan syarat no 1 , no 2 dan no.3 disertai petunjuk pelaksanaannya ( biasa di sebut Standar Operation Procedure / S.O.P ) serta alat pendukungnya .contoh kartu KANBAN , Heijunka post.dll.
Mengimplementasikan JIT memerlukan beberapa tahapan yang secara garis besar dapat dilihat pada ilustrasi di bawah ini.:

Implementasi JIT

Di break down Sbb.:

STEP 1

Jumlah barang yang terjual diinformasikan dalam bentuk KANBAN (kartu informasi produksi) .. kartu untuk mengambil barang di store atau rak disebut Part Widrawal  disingkat PW ( posisi wuenaak ..) sedangkan informasi produksi menggunakan Production  Instruction disingkat PI..terlihat pada ilustrasi langkah implementasi JIT..

STEP 2

Untuk mengetahui kecepatan waktu produksi perlu diketahui dahulu  jumlah waktu aktual yang di butuhkan untuk menghasilkan sebuah produk jadi.perhitungannya adalah sbb :

Menghitung LT
Sedangkan kecepatan penjualan biasa tercermin pada rumusan TAKT TIME ( Takt Time adalah jumlah waktu kerja (dalam detik ) dibagi dengan jumlah order kendaraan atau prouk dalam satu hari.)
sebagai contoh :
mari kita asumsikan bahwa pabrik bekerja 2 shift , dengan satu shiftnya 460 menit atau total 920 menit, bila kita mendapat order 400 kendaraan perhari ,artinya takt timenya sekitar 2.3 menit per produk atau perkendaraan yang dibuat ; dan bila prmintaan atau order perharinya naik menjadi 500 kendaraan perhari maka takt timenya menjadi lebih cepat yaitu sekitar 1.84 menit per produk atau perkendaraan.

jadi di proses produksi TAKT TIME menentukan TARGET WAKTU  berapa lama sebuah proses dilakukan , contoh bila takt time untuk sebuah mobil yang dibuat adalah 2 menit maka , takt time untuk pemasangan mesin juga 2 menit , dan takt time untuk pemasangan 20 baut  pada pada sebuah proses haruslah 6 detik per baut (2 menit = 120 detik , 120 detik dibagi 20 baut = 6 detik )..

18 Tanggapan

  1. Wah kereen , pengetahuan baru yang menarik , biasanya hanya baca buku yang isinya “beraat BGT” , yang ini ringan dan keliatannya “mudah” biarpun masih aga ga ngerti tapi benar benar memberi gambaran mengenai system produksi toyota , mas bisa bantu training ngga ? soalnya di perusahaan ku belum ada yang seperti ini ? anyway tulisannya mengenai TPS Jisuken belum selesai ya, kasih dong foto foto buat nambah wawasan.. salam jishuken.

  2. Salam tariiik , hehehe enak juga salamnya , mas tolong dong info mengenai milk run , pernah dengar tapi belum jelas maksudnya apa , kalo tidak salah di TMMIN katanya ada proses milk run , jualan susu kali ya ? salam jisuken

  3. Salam Tariik .. mas kalau boleh tau sebenarnya just in time ini arahnya kemana? kesimpulannya itu bisa cost reduction biaya produksi dari mana dengan just in time ini , tolong di bantu , matur nuwuun .

  4. salam tarik mas nedi.. milk run itu memang jualan susu .. susu mbe’ liar .. hahaha.. milk run itu sebenarnya sebuah innovasi dari sistem distribusi yang di adopsi dari penjualan susu segar .. coba perhatiin deh si tukang susu yang ngider nganterin susunya ( maksudnya susu sapinya ) .. kemudian sambil nganter dari satu rumah kerumah pelanggan yang lain dia kemudian ngambil botol susu yang sudah kosong yang diletakkan oleh pelanggan di tempat yang “biasa” .. ketepatan mengirim susu sangat di perhatikan karena berkaitan dengan waktu konsumsi susu tersebut .. nah dari sini diadopsi dengan sedikit inovasi .. truk dari customer ( contoh toyota) berkeliling ke supplier untuk mengambil produk (contoh roda dari pabrik A, steering dari pabrik B, dan dash board dari pabrik C ) , produk ini diambil pada waktu yang sudah ditentukan ( tidak boleh kurang atau lebih cepat ) dan tempat yang sudah ditentukan, nah setelah itu kemudian truk kembali ke toyota membawa produk tersebut untuk di assembly… sistem distribusi dengan menjemput bola inilah yang disebut milk run..salah satu fungsinya adalah meningkatkan effektivitas dari JUST IN TIME ..gitu mas maksudnya ..salam jishuken (kalo ada yang mo koreksi monggo..di persilahkan lho..)

  5. Salam Tarik …. begini mas dengan JIT ( Just In Time ) sendiri mengandung konsep : membuat hanya produk yang diminta customer , hanya sejumlah yang diminta,dan pada waktu yang ditentukan, .. sementara ketiga konsep diatas hanya bisa berjalan bila proses produksi menerapkan 3 hal dibawah ini : 1.proses yang mengalir ( continuous flow),2.berproduksi dengan patokan pada sales speed ( takt time) , 3. dan menerapkan sistem tarik ( Pull System) dalam berproduksi…dengan demikian maka secara umum bisa di katakan bahwa TPS menjalankan sistem zero stock … apa yang di buat sudah terjual , sehingga resiko penumpukan barang (yang berarti terhentinya putaran uang ) atau barang reject dalam jumlah besar …akan dapat dihindari…selain itu effisiensi dan situasi kerja yang baik akan terbangun …sebangun dengan pola pikir karyawan yang dipacu untuk selalu innovatif ( karena sales speed itu selalu berubah ubah) ..otomatis kalau stocknya kecil dan rejectnya berkurang dan setiap operator memiliki kemampuan untuk meningkatkan tingkat effisiensi pekerjaannya maka pada saat itu otmatis pula biaya produksi akan turun dengan sendirinya…bagaimana sependapat ngga kalo ada yang mau koreksi ..silahken..

  6. terima kasih mba yuni.. sudah saya jawab lewat email .. sebenarnya yang dilakukan dalam TPS jishuken lebih pada pelatihan langsung .. artinya sambil belajar mereka bekerja melakukan seluruh aktifitas yang berkaitan dengan efektifitas pelaksanaan toyota production system nantinya , jadi mereka sebenarnya di arahkan untuk set up systemnya .. kalau pakai model crash program kurang lebih 3 bulan bisa kelar dan efeknya cepat terlihat .. tapi tergantung dari kemauan dan kemampuan perusahaan.. salam jishuken.

  7. salam tarik mas… just in time kelihatannya menarik , tapi gimana bisa just in time kalo pelanggannya ngga melaksanakan TPS , ada ngga ya mas solusinya , spalnya kalo di hubungkan dengan sales speed berarti kan kecepatan penjualan, kalo si pembeli kadang naik kadang turun jauh , gimana mau just in time??? mohon masukannya mas.

    • salam tarik mas burhan ..begini mas burhan .. sesungguhnya kita tidak perlu selalu mengaitkan sistem kita dengan fluktuasi yang terjadi di pelanggan kita .. maksud saya kalau mas burhan mau set up sistem ini tetapi menunggu customer menerapkan lebih dulu maka sampai kapanpun mas burhan tidak akan pernah menikmati luar biasanya tantangan didalam set up sistem ini dan perusahaan mas juga akan kehilangan kesempatan menjadi perusahaan yang kompetitiv karena effisisensinya … ada istilah JFDI atau kepanjangannya Just Fu*kin Do It !!! .. maksudnya adalah lakukan saja urusan belakangan.. prinsipnya adalah masalah yang akan timbul kemudian pasti akan bisa diselesaikan .. terkait dengan fluktuasi di cutomer .. sebenarnya di TPS Jishuken diajarkan beberapa teknik untuk merata ratakan (heijunka/ levelling ) pengambilan ke produksi , ada beberapa alat bantu yang digunakan diantaranya heijunka post .. dengan alat ini fluktuasi pengambilan dari customer bisa diredam dan rata-ratakan .. sehingga nantinya proses produksi bisa dirata-ratakan mendekati ideal .. yang berarti juga bahwa stok akan lebih terkendali dibandigkan kalau kita tidak menggunakan sistem ini.. demikian mas..

  8. salam tarik …mas nug , gambarnya banyak yang ngilang , buruan di benerin ya jadi ga mudeng neeh, dan thanks untuk kiriman power pointnya , murah tapi ngga murahan , soale aku jual lagi harganya tiga kali lipat , wakakakak,yang basic mentality harganya jangan naik ya ,hehehe

    • salam tarik ..mas bimo yang baik .. sudah jelas kalau demannya tinggi ya harganya naik apalagi tahu kalau keuntungan sampeyan sampe 200% … wahh salah harga neehh .. hehehe bercanda tenang spesial pricelah buat mas bimo..

  9. salam jishuken mas, request , blognya diisi wawancara dengan para penggiat TPS jisuken dong biar nongkrongers tau persfektive mereka terhadap program ini.

  10. Betul betul oke , thanks penting banget ilmunya

  11. mas boleh nanya gak?? syarat2 apa aja bagi suatu perusahaaan agar dapat menjalankan metode JIT ini mas.. buat skripsi nih mas.. hehe

    • Salam Tarik …. hallo Bro Iqbal ( bukan sahabat saya Iqbal PT.Chuhatsu ya mas?? hehe sotoy) .. untuk perusahaan yang ingin menjalankan JIT memiliki syarat terberat yang utama , yang disebut “komitmen”.. saya kasih sebuah kutipan yang cocok dengan kondisi dimana perusahaan gagal ber TPS (Jishuken ) ria… There’s a difference between interest and commitment. When you’re interested in doing something, you do it only when circumstance permit. When you’re committed to something, you accept no excuses, only results …banyak perusahaan tertarik pada TPS ( JIT merupakan salah satu pilarnya ) tetapi hanya bila kondisi memungkinkan dan masih dalam “Zona aman tenteram” dimana tidak mengundang pertanyaan mengenai besaran ” investasi awal” yang harus dikeluarkan atau sebuah keraguan “emang bakal berhasil?” … TPS mensyaratkan komitmen pada edukasi yang benar dan pelaksanaan yang berkelanjutan serta terarah ..itu saja tanpa alasan tanpa banyak pertanyaan akan hasil akhir yang kasat mata..nah bicara JIT ini syaratnya:
      begini mas dengan JIT ( Just In Time ) sendiri mengandung konsep : membuat hanya produk yang diminta customer , hanya sejumlah yang diminta,dan pada waktu yang ditentukan, .. sementara ketiga konsep diatas hanya bisa berjalan bila proses produksi menerapkan 3 hal dibawah ini : 1.proses yang mengalir ( continuous flow),2.berproduksi dengan patokan pada sales speed ( takt time) , 3. dan menerapkan sistem tarik ( Pull System) dalam berproduksi…dengan demikian maka secara umum bisa di katakan bahwa TPS menjalankan sistem zero stock … apa yang di buat sudah terjual , sehingga resiko penumpukan barang (yang berarti terhentinya putaran uang ) atau barang reject dalam jumlah besar …akan dapat dihindari…selain itu effisiensi dan situasi kerja yang baik akan terbangun …sebangun dengan pola pikir karyawan yang dipacu untuk selalu innovatif ( karena sales speed itu selalu berubah ubah) ..otomatis kalau stocknya kecil dan rejectnya berkurang dan setiap operator memiliki kemampuan untuk meningkatkan tingkat effisiensi pekerjaannya maka pada saat itu otmatis pula biaya produksi akan turun dengan sendirinya…begitu dulu bro .. mudah-mudahan ada yang mau mampir & mengkoreksi bila ada kesalahan .

      • wah jawabannya lengkap banget nih bro.. bermanfaat bgt buat ane, ane cuma bisa bilang TENGKYUUUUU…!!!!

  12. Salam jishuken (JFDI …)
    Lama ga mampir nih, isinya blom ada yang gress lagi ya?
    Bentar lagi khan mo bergulir lagi nih jishuken 2010-nya,
    ada info2 baru ga? Trus kok ga kedengeran para OMCD-ers kasih komen atw bahan2 yg gres? Pastinya Nu san banyak kenal dgn mereka khan? Ajak2 nongkrong disini donk. Biar spiritnya tetep nyala walau ga dichek sama Ibaragi san lagi.

    Regards.

    • Hallo Wayan san… bener nih .. udah ngundang pak Afien segala tapi beliau seperti yang sama2 kita tahu sangat sibuk sekali …. panglima perangnya juga pada sibuk Pak , jadi memang membagikan ilmu gratis itu butuh effort lebih dari sekedar keinginan … hehehe .. kalau Pak Wayan mau berbagi boleh juga Pak , silahkan bikin kolom khusus di blog ini .. ilmu kalau dibagi kan jadi tambah banyak Pak … Warm regards ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: